Warung Jajanan Ibu Ibu Diana yang berdiri sekitar 7 tahun lebih, kira-kira berdiri pada oktober 2008. Bermula dari seorang ibu rumah tangga bernama “Diana Melvia” (40 tahun) dengan kerja kerasnya membangun usaha ini sampai bisa bertahan sampai saat ini. Sedangkan suami Ibu Diana yaitu bapak Eko Wahyudi bekerja sebagai seorang supir mobil, dan dua orang anak yaitu Angga Wijaya dan Ananda Valen putra yang masih sekolah di sekolah dasar.
Awalnya Ibu Diana berjualan hanya untuk mendapatkan penghasilan sampingan sebagai ibu rumah tangga. Dan sebelumnya ibu Diana belum memiliki tempat untuk berjualan, 3 tahun yang lalu dia hanya berjualan keliling di rumah-rumah warga, sekolahan dan lain-lain, dan tidak banyak juga makanan yang dia pasarkan. Setelah tahun 2012 dia mulai membuka usahanya di tempat tinggalnya yaitu di Desa Sumber Bening, Kec. Sekupu Rejang dan menjual bermacam aneka makanan seperti, Pempek Panggang, Tekwan, Es Cendol dan kripik-kripik ringan. Dengan usaha dan kerja keras dari ibu Diana, kini usahanya sudah lumayan berkembang dan memiliki keuntungan yang cukup banyak.
a. Cara Mengembangkan Usaha
Katanya, “mengembangkan usaha tidaklah mudah dan bisa membutuhkan waktu yang sangat lama”. Yang terpenti dalam mengembangkan suatu usaha haruslah bersabar karena tidak ada bayi pun yang bisa langsung berjalan sama halnya dengan suatu usaha, hanya ketekunan yang akan mengantarkan kita kepada kesuksesan dan juga kesuksesan itu haruslah diberkahi oleh Allah. Dan beliau juga berencana merenofasi took (tempat dia berjualan) supaya lebih menarik minat pelanggan.
b. Cara Memasarkan Produk
Mengenai pemasaran produk sudah bisa dikatakan cukup baik, karena usia usaha sudah berjalan dalam kurun waktu yang lumayan lama. Pada awalnya pembeli hanya berasal dari sekitar peruumahan ibu Diana saja, tetapi sekarang sudah sampai dari luar desa. Pemasaran yang dilakukan juga tidak terlalu mahal bisa di bilang sangat murah di bandingkan tempat lain, yaitu harga mulai dari Rp.1000 sampai Rp.5000 untuk yang termahal. Pempek

0 comments:
Post a Comment